Traffic
Online 1
Today 38
Yesterday 70
Total 5,147
Link copied to clipboard!
Student Milestone • Aug 04, 2026

Vietnam Day 2

Muhammad Nuzul
Network Engineering at IDN

Pada hari kedua, setelah mendapatkan tempat tinggal, saya dan teman-teman memutuskan untuk beristirahat sejenak karena perjalanan sebelumnya cukup melelahkan. Keesokan paginya, kami mendapat tugas untuk membantu kelompok 1 dan 2 memasak makanan bagi seluruh peserta. Dalam kegiatan backpacker ini, setiap kali memasak kami harus menyiapkan makanan untuk sekitar 30 orang dengan anggaran yang dibatasi hanya 30.000 dong per orang. Menu yang kami masak kali ini adalah toge dan tahu.

Sayangnya, saya tidak sempat mencicipi masakan tersebut. Ketika proses memasak hampir selesai, saya harus pergi untuk mengambil uang. Di tengah perjalanan hujan turun sangat deras sehingga saya terjebak dan tidak bisa kembali ke penginapan kelompok 1 dan 2 tepat waktu. Akibatnya, ketika saya sampai, makanan sudah habis.

Setelah hujan reda, saya kembali menuju penginapan kelompok 1 dan 2. Di perjalanan, saya melihat seorang pedagang buah keliling dan memutuskan untuk membeli buah. Saya membeli buah pir dengan harga sekitar 20.000 dong, sedangkan harga satu kilogramnya sekitar 30.000 dong.

Karena belum sempat makan siang, saya kemudian berjalan menyusuri jalanan untuk mencari makanan. Akhirnya saya menemukan salah satu makanan khas Vietnam yang bernama Bánh mì gà xé phô mai. Makanan ini berupa roti yang diisi suwiran daging ayam, diberi taburan keju, lalu dipanggang di dalam oven hingga kejunya meleleh. Rasanya benar-benar enak dan menjadi salah satu makanan favorit saya selama berada di Vietnam.

Setelah makan siang, saya dan teman-teman kembali ke penginapan untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan aktivitas pada sore hari.

Menjelang sore, kami keluar lagi untuk mencari makan malam. Kali ini saya memilih nasi goreng sebagai menu makan malam. Saat sedang makan, kami bertemu dengan seorang warga Vietnam yang sangat ramah bernama Mr. Bi. Ia bisa berbahasa Inggris dengan sangat baik, dan ternyata saat itu ia sedang menempuh pendidikan di Australia.

Kami pun mengobrol cukup lama dengannya. Mr. Bi mengajarkan kami beberapa kosakata dan ungkapan dasar dalam bahasa Vietnam yang sangat berguna untuk berkomunikasi sehari-hari, seperti:

  • Terima kasih: Cảm ơn (dibaca: "kam un")
  • Tolong / Please: Làm ơn (dibaca: "lam un")
  • Berapa harganya?: Bao nhiêu tiền? (dibaca: "bao nyiu tien")

Pertemuan singkat tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan karena kami tidak hanya belajar tentang budaya Vietnam, tetapi juga mendapat kesempatan untuk mempraktikkan bahasa Inggris sekaligus mempelajari beberapa frasa dasar dalam bahasa Vietnam langsung dari penduduk setempat.

Share this story

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Support this Journey

0
Suka

Give a heart to support Muhammad Nuzul in their educational journey!

Discover More

Check out other projects and milestones from this student.

Full Portfolio
Tanya Kolaborasi / Sponsorship
Tanya Asisten AI
Tanya IDN Traveller

Asisten AI • Online