Day One:
Hari ini menandai dimulainya program perjalanan pendidikan selama 10 bulan yang akan membawa saya mengunjungi 20 negara di kawasan Asia, Afrika, dan Timur Tengah. Sesuai rencana awal, program ini dijadwalkan untuk memulai perjalanan dari kawasan Timur Tengah. Namun, karena adanya situasi konflik yang sedang berlangsung di kawasan tersebut, penyelenggara program memutuskan untuk mengubah urutan perjalanan demi alasan keamanan. Sebagai gantinya, perjalanan dimulai dari kawasan Asia Tenggara (ASEAN), dengan Vietnam sebagai negara pertama yang dikunjungi.
Perubahan rute ini menjadi pengalaman awal yang menarik, sekaligus pengingat bahwa perjalanan seperti ini tidak lepas dari dinamika situasi global. Meski demikian, hal ini tidak mengurangi semangat untuk memulai perjalanan dan menyerap pengalaman baru dari negara pertama yang dikunjungi.
Hari ini rombongan berkesempatan untuk menjelajahi sudut2b Kota Hanoi. Mengenakan seragam program, saya dan teman-teman berjalan menyusuri jalanan khas Hanoi Cihuwww. melewati ganggang perumahan dengan gerbang besi berukir dan bangunan bertingkat yang berjejer rapat, pemandangan yang cukup berbeda dari suasana di Qatar maupun Indonesia.
Sepanjang perjalanan, suasana kebersamaan sangat terasa. Beberapa teman sibuk mengabadikan momen menggunakan kamera, sementara yang lain asyik mengobrol dan tertawa menikmati suasana kota yang ramai namun bersahaja. Sesekali motor melintas di jalan sempit, menjadi pemandangan yang lumrah bagi warga lokal namun terasa baru bagi kami.
Eksplorasi kota seperti ini menjadi cara yang efektif untuk mengenal karakter suatu tempat bukan hanya lewat destinasi wisata utama, tapi lewat kehidupan sehari2 masyarakatnya: arsitektur rumah, cara mereka menata toko-toko kecil di pinggir jalan, hingga interaksi sosial yang terjadi secara alami di sekitar kami.